Skip to content

Segmen β€” Developer perumahan ​

Sumber: 03-segments/developer.md
Bukti sosial: 20+ proyek perumahan (2025), 5.000 mΒ² – 40 Ha, Kab. Cirebon

Mengapa penting ​

Nilai job biasanya lebih besar daripada retail PBT satuan. Satu developer yang puas = repeat antar tahap + proyek berikutnya.

Pola produk: Pola developer

Decision maker & influencer ​

PeranPeran dalam beli
Owner / direkturPutuskan vendor & budget
Project manager / site managerUser harian, sangat berpengaruh
Konsultan perencanaanInfluencer spek topografi/stake out
Legal / notaris developerInfluencer untuk PBT kavling

Pain point khas ​

  1. Luas lahan beli tidak sesuai harapan
  2. Boundary bergeser / konflik tetangga
  3. Site plan tidak nyambung ke lapangan
  4. Cut-fill & drainase meleset karena tanpa topografi layak
  5. PSU ditolak/revisi karena luas tidak sesuai
  6. Vendor jauh / sulit didatangkan ulang ke Cirebon

Bahasa yang cocok ​

Pakai bahasa risiko proyek & biaya, bukan bahasa BPN berat.

  • "Cegah salah beli lahan"
  • "Biar patok & site plan ketemu di lapangan"
  • "PSU tinggal dicek luasnya sebelum diserahkan"

Discovery wajib (urut) ​

  1. Nama proyek & lokasi?
  2. Tahap sekarang: beli lahan / desain / konstruksi / PSU?
  3. Luas area kira-kira?
  4. Sudah ada site plan / konsultan?
  5. Deadline terdekat apa?
  6. Vendor survey existing?

Pola standar (hafalkan) ​

Ukur luas (klaim vs eksisting)
β†’ Patok keliling (boundary)
β†’ Topografi
β†’ Stake out (jika ada site plan)
β†’ PBT / sertifikat
(+ opsional foto udara / GIS)

Pintu masuk paling gampang ​

Jika tahap...Pintu masuk
Akuisisi lahanUkur luas β†’ patok boundary
Mau desain / cut-fillTopografi
Site plan sudah adaStake out
Legal kavlingPBT
Mau visual/sistemFoto udara / GIS (opsional)

Approach first meeting ​

  1. Dengarkan tahap proyek (2–3 menit)
  2. Ceritakan 1–2 pain yang relevan
  3. Tawarkan next step kecil (survey lokasi / quote tahap ini)
  4. Sisipkan bukti: 20+ proyek perumahan 2025 di Cirebon
  5. Jangan dump price list IT di pertemuan pertama kecuali mereka minta sistem

Do / Don't ​

Do: partner proyek (bukan tukang ukur sekali jalan) Β· catat nama PM + WA Β· update progres rapi Β· usulkan tahap berikutnya setelah sukses.

Don't: janji urus IMB/PBG Β· campur PBT dengan topografi seolah sama Β· overpromise timeline cuaca/lapangan Β· diskon besar di muka sebelum scope jelas.

Case study cepat ​

Developer Β±2 Ha Kab. Cirebon: akuisisi β†’ ukur luas + boundary + topografi β†’ cut & fill lancar, minim perubahan luas β†’ next stake out.
Detail: Pola developer

Prospecting di Cirebon ​

  • Google Maps (β€œperumahan”, β€œdeveloper”, β€œcluster”)
  • Proyek pagar/patok baru
  • Referral notaris yang handle AJB developer
  • Observasi lapangan saat kunjungan cluster

Script: WA developer

Internal β€” KJSB Benning dan Rekan Β· RO Playbook