Appearance
Field Guide — Notaris / PPAT
First touch = vendor standby kantor, bukan kejar 1 deal bidang / tawarkan skema referral dulu.
Dua mode: Segmen notaris (A = klien kantor · B = perujuk)
Opening (30 detik)
"Pak/Bu, saya [Nama] dari KJSB Benning dan Rekan, mitra resmi ATR/BPN di Cirebon.
Kami bantu kantor notaris untuk PBT & pengukuran — hasil ada nomor PBT & NIB terintegrasi database BPN (produk sama dengan PBT BPN, beda penerbit).
Boleh minta 10 menit / kontak staff untuk koordinasi cepat kalau ada case?"
Jaga staff/admin. Salin: Script picker.
5 pertanyaan
- Volume berkas ukur/PBT per minggu/bulan?
- Vendor sekarang? Celah respons/urgent?
- Case macet di dokumen / luas / batas / timeline?
- Tagihan & koordinasi ke kantor, atau ke pemilik? (mode A vs B)
- Boleh coba 1 case dulu?
Produk mungkin
| Situasi | Produk |
|---|---|
| Menuju sertifikat / minta PBT | PBT |
| Pastikan luas saja | Ukur luas |
| Sertifikat ada, batas hilang | Pengembalian batas ± patok |
| Sudah percaya | Volume rutin (akun kantor) |
Objection cepat
Pohon keputusan: Objection trees (mahal · langganan · BPN · diskon).
| Bilang | Arah | Jangan |
|---|---|---|
| Sudah ada langganan | Opsi kedua / backup urgent | Jelekkan vendor |
| Ke BPN saja | Mitra + PBT+NIB; Kab.: antrian Pengukuran Terjadwal vs surveyor standby | Mengaku BPN · tekan antrian di Kota |
| Mahal | Scope + risiko ulang ukur | Banting harga |
| Fee | Referral resmi hanya mode B (arahkan pemilik); invoice ke kantor ≠ otomatis fee | Fee gelap · janji fee di first touch |
Garansi sertifikat → Red lines (tolak).
Next step
- WA staff + izin follow-up
- 1 case percobaan — klarifikasi invoice kantor vs pemilik
- Quote rapi + update status ke kantor
- Vendor standby kantor · mode + Tier B→A di CRM (next action + tanggal)
Segmen penuh: Notaris