Skip to content

Mindset & fundamentals ​

Sumber: 01-fundamentals/*, 07-value-proposition/

1. Mindset full commission ​

Anda dibayar dari invoice yang sudah dibayar klien, bukan dari janji atau β€œhampir closing”.

Mindset benarArti praktis
Konsultan, bukan tukang maksaGali kebutuhan dulu, baru tawarkan produk yang pas
Educate sellingBanyak klien tidak paham beda ukur luas vs PBT vs BPN
OwnershipLead Anda = tanggung jawab follow-up Anda
Integrity = aset1 deal abu-abu bisa membakar referral notaris/desa
Diskon sadarDiskon memotong komisi β€” trade-off, bukan hadiah

Mindset salah ​

  • "Nanti kalau ada yang chat baru kerja"
  • "Yang penting closing, risiko belakangan"
  • "Bilang dari BPN biar cepat percaya"
  • "Saya bukan sales, saya cuma antar-antar"

Formula kerja ​

Aktivitas terukur
β†’ Percakapan berkualitas
β†’ Discovery akurat
β†’ Penawaran pas
β†’ Closing bersih
β†’ Collection
β†’ Repeat + referral

Tanpa collection: belum ada komisi. Tanpa referral: selalu mulai dari nol.

2. Sales vs Marketing vs BD ​

FungsiPertanyaan intiContoh di Benning
MarketingBagaimana orang mengenal kita?Website, one-pager, branding
SalesBagaimana satu peluang jadi invoice?WA notaris β†’ meeting β†’ quote β†’ closing β†’ bayar
Business DevelopmentBagaimana saluran deal berulang dibangun?Partner tetap notaris; akun developer; desa

Prioritas RO full commission: Sales harian β†’ BD mingguan β†’ Marketing ringan (materi resmi, jangan janji liar).

3. B2B / B2G / retail ​

TipeContohCiri
B2BNotaris, developer, corporateRelasi & repeat lebih berharga
B2GDinas, pemda, desa institusiCycle panjang; komitmen besar β†’ pimpinan
Retail (B2C ringan)Pemilik tanahCepat, butuh edukasi; hati-hati overpromise sertifikat
SegmenFraming
NotarisBantu klien Anda jalan; partner responsif
DeveloperKurangi risiko salah luas/batas/PSU; satu pintu
DesaBantu warga dengan jalur teknis resmi
PemdaData & sistem yang bisa dipertanggungjawabkan
Pemilik tanahKepastian luas/batas; PBT resmi jika menuju sertifikat

4. Relationship selling ​

Di pertanahan Cirebon, orang beli karena percaya orangnya, bukan karena brosur.

  1. Mudah dihubungi saat mereka butuh (bukan hanya saat Anda butuh closing)
  2. Bantu dengan kejelasan dulu β€” baru tawarkan
  3. Jaga staf notaris/desa, bukan hanya bosnya
  4. Update status pekerjaan tanpa ditagih
  5. Minta referral hanya setelah kerja bagus

Lebih baik jadi opsi kedua yang siap di 20 notaris, daripada dipaksa jadi opsi pertama di 1 notaris dengan janji berlebihan.

5. Hunter vs Farmer ​

MingguHunterFarmer
Bulan 1–270%30%
Setelah ada 5+ akun aktif50%50%
Setelah pipeline stabil40%60%
  • All hunter: selalu kenalan, jarang closing dalam
  • All farmer: nyaman di 2 kontak, pendapatan seret

6. Sales funnel ​

Lead / Prospect
β†’ Contained (terhubung WA/telpon/kunjungan)
β†’ Discovery (butuh jelas)
β†’ Qualified (cocok produk + bisa bayar + wilayah OK)
β†’ Proposal / Quote
β†’ Won (deal disepakati)
β†’ Collected (uang masuk)  ← titik komisi
β†’ Farmed (repeat / referral)
TahapArti
LeadNama + kontak potensial
ContainedRespons 2 arah
DiscoveryKebutuhan digali (luas / PBT / stake out)
QualifiedLayak ditawar
ProposalPenawaran dikirim
WonDeal disepakati
CollectedPembayaran masuk rekening resmi / cash tercatat
LostTidak lanjut (alasan dicatat)

Disiplin: jangan lompat ke quote sebelum discovery; jangan bilang β€œclosing” sebelum collected; tiap tahap punya next step + tanggal.

7. Trust dalam jasa teknis ​

Klien jarang bisa cek koordinat sendiri β€” mereka menilai dari perilaku Anda.

Membangun trust: jujur soal kewenangan KJSB Β· risiko di muka Β· tidak jamin sertifikat Β· quote jelas Β· update progres Β· eskalasi cepat.

Menghancurkan trust: overpromise timeline Β· mengaku orang dalam Β· sembunyikan overlap Β· bingung ukur vs PBT Β· rekening pribadi Β· menghilang setelah bayar.

Lisensi/mitra resmi
β†’ Penjelasan proses yang sederhana
β†’ Perilaku RO yang konsisten
β†’ Hasil & komunikasi selama job
β†’ Referral

Internal β€” KJSB Benning dan Rekan Β· RO Playbook