Appearance
Field Guide — Retail (Pemilik Tanah)
Risiko utama: over-expect sertifikat. Diagnosis dulu.
Opening (30 detik)
"Pak/Bu, saya [Nama] dari KJSB Benning dan Rekan, mitra resmi ATR/BPN di Cirebon.
Supaya saran tepat: Bapak mau pastikan luas saja, atau menuju sertifikat / PBT?
Nanti kami arahkan produk yang pas — jangan sampai salah harapan."
5 pertanyaan
- Lokasi (desa/kecamatan)?
- Tujuan: jual-beli / waris / sertifikat / cek luas?
- Dokumen: sertifikat / girik / letter C / belum?
- Perkiraan luas & jenis penggunaan?
- Ragu di luas, batas, atau keduanya? Siapa bayar?
Contoh “luas 1.000 m²”: Routing matrix → diagnosis.
Produk mungkin
| Jawaban | Produk |
|---|---|
| Pastikan luas untuk nego | Ukur luas |
| Menuju sertifikat / notaris minta PBT | PBT |
| Sertifikat ada, batas tak tahu | Pengembalian batas |
| Mau pasang patok | Pematokan |
Jangan paksa IT ke retail biasa. Detail lapangan: Lapangan.
Objection cepat
Pohon: Objection trees.
| Bilang | Arah | Jangan |
|---|---|---|
| Garansi sertifikat? | PBT+NIB; sertifikat = BPN+yuridis | Mengiyakan |
| Ke BPN saja | Mitra + PBT+NIB; Kab.: antrian Pengukuran Terjadwal vs surveyor standby | Mengaku BPN · tekan antrian di Kota |
| Mahal | Luas × penggunaan; risiko salah ukur | Diskon panik |
| Kok lama? | 2 minggu–1 bulan sejak ukur selesai | Janji < 2 minggu |
| Desa yang urus | Kita teknis resmi | Fee gelap |
Next step
- Routing jelas (ukur vs PBT)
- Quote + kalkulator jika PBT
- Bayar Mandiri resmi · jadwal ukur
- Setelah beres: minta referral tetangga/saudara
Checklist janji WA: Red lines